• 1. 6 Alasan Pengunjung Membenci Blog Anda
  • 2. Cara Menigkatkan Trafik Dan Pagerank Dengan Jutaan Pengunjung
  • 3. Cara Meningkatkan Pagerank Dan Jumlah Pengunjung Dengan Link Refferal
  • 4. 7 Cara Agar Website Muncul di Halaman Pertama Google
  • 5. Tips Gratis Meningkatkan Traffic Blog
  • 6. Blog paling di benci pengunjung dan google
  • 7. 8 Alasan Pengunjung Menyukai Blog Anda
  • 8. Cara Memasang Widget Live Traffic Feed Feedjit di Blogger
  • 9. Cara Memasang Widget Histats di Blogger
  • 10. 4 Cara Agar Blog Ramai Pengunjung
  • 11. Cara Membuat Blog Dofollow (Untuk blogger yang ingin meningkatkan posisi SERP blog mereka)
  • 12. Dofollow (backlink yang bisa membantu sebuah web/blog untuk meningkatkan pagerank)
  • 13. Membuat Tab View Sederhana Di Sidebar
  • 14. Cara membuat Kotak Tukaran Link / Link Excange di Blog
  • 15. 5 Keuntungan Membacklink Postingan Orang Lain
  • 16. Rahasia Blog Berbahasa Indonesia Go Internasional
  • 17. Rahasia Mendapatkan 100 Pengujung Blog Perhari
  • 18. Perbedaan Blog Dofollow dan Blog Nofollow
  • 19. Meratatengahkan Judul Pada Widget Blog
  • 20. Menyatukan Beberapa Widget Dalam Satu Tempat Dengan Efek Marquee
  • 21. Cara Membuat Kotak Kode HTML Dengan Warna Pada Postingan
  • 22. Daftar Adsense tanpa Blog
  • 23. Membuat Menu Navigasi Slide Horizontal Blogspot
  • 24. Cara Agar klik kanan disable atau NO COPAS
  • 25. Tips Mendongkrak Alexa Rank Blog Anda
  • 26. Tampilan Baru Blogger
  • 27. Cara Mengembalikan Permanen Link yang Asli
  • 28. Cara Menambahkan Judul Posting dibelakang Baca Selanjutnya(Read More) di Blogger
  • 29. Cara Membuat Gadget "Follow by Email" di Blogger
  • 30. Cara Membuat Kotak "Like" Facebook Di bawah Postingan Pada Blogspot
  • 31. Cara Membuat Related Posts Untuk Blogger
  • Monday, December 26, 2011

    Dengkuran Dan Kelanggengan Perkawinan


    Jika anda tipe yang sensitif terhadap gangguan tidur, teman sekamar yang mendengkur bisa membuat istirahat anda berantakan. Repotnya, jika dengkuran itu berasal dari pasangan hidup anda. Padahal anda sudah berkomitmen hidup bersama. Tentu saja lain halnya jika anda punya niatan tidak akan lama dengannya maka dengkuran mungkin bisa jadi salah satu alasan.

    Mudah-mudahan penjelasan berikut terkait ‘dengkuran’, berkontribusi menjaga kelanggengan rumah tangga anda. Umumnya, pria lebih banyak mendengkur dibanding wanita karena beberapa sebab. Wanita memiliki lingkar jalan napas lebih lebar dibanding pria. Karenanya jika terjadi sumbatan, udara yang melalui jalan napas pria kemungkinan lebih besar menumbuk struktur-struktur di antara mulut dan tenggorokan.

    Alhasil dengkuran lebih mudah muncul pada pria jika terjadi sumbatan pada jalan napas. Bila berat tubuh naik, penambahan bobot sebagian menumpuk pada leher pria. Sedang pada wanita menumpuk di sekitar pinggul. Jaringan lemak di sekitar leher dapat ‘mencekik’ jalan napas sehingga udara tidak dapat lewat dengan lancar dan menumbuk struktur di dalam tenggorokan dan menggetarkannya. Terdengarlah suara dengkuran.

    Merokok dan minum alkohol juga bisa menambah dengkuran. Untuk kedua hal ini, pria memang lebih dominan. Di antara wanita, yang hamil cenderung lebih sering mendengkur. Hal ini dikarenakan aliran darah di sekitar hidung meningkat, sehingga lapisan dalam hidung dan tenggorokan membengkak.

    Hal ini akan menyulitkan pernapasan dan memunculkan dengkuran dan/atau mengakibatkan kecenderungan tidur dengan mulut terbuka. Salah satu cara untuk menjaga kelanggengan perkawinan adalah dengan mengurangi dengkuran. Caranya, dengan menjaga kesehatan supaya jalan napas tidak tersumbat, mempertahankan berat tubuh yang ideal, dan kurangilah rokok dan alkohol.

    Tuesday, December 20, 2011

    WHAT DRIVES YOUR LIFE


    Pernahkah Anda ketahui apa yang menjadi dasar atau SUMBER MOTIVASI mengapa Anda melakukan hal-hal yang mungkin sudah sering Anda lakukan? Apa yang mempengaruhi semua perilaku dan keputusan Anda? Ternyata hampir semua tindakan, perilaku dan keputusan kita SANGAT DIPENGARUHI oleh EMOSI kita lebih daripada logika kita. Ini yang membuat kenapa banyak orang sulit menghentikan kebiasaan buruk mereka seperti merokok, kelebihan makan, malas, kecanduan alkohol, mudah marah dan berbagai hal lainnya. Saya yakin semua orang tahu bahwa secara logis hal-hal itu buruk dan tidak baik untuk diteruskan tapi kenyataannya mereka tetap melakukannya. Mengapa? Jawabannya adalah karena hal-hal tersebut memenuhi kebutuhan emosional (emotional needs) seseorang.

    Sekarang kita akan mempelajari apa saja yang menjadi kebutuhan emosional manusia. Agar kita dapat melakukan banyak perubahan dalam diri kita terutama berbagai perilaku dan kebiasaan yang buruk. Selain itu dengan mengerti akan kebutuhan dasar manusia kita dapat menemukan apa yang menjadi sumber motivasi kita yang terbesar sesungguhnya. Yang pasti semua alasan dan motivasi mengapa Anda melakukan sesuatu (secara positif atau negatif) pasti didasari oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhan emosional Anda.

    Secara umum kebutuhan emosional manusia dibagi dalam 6 kategori antara lain:

    1. Comfort (kepastian, kenyamanan, rasa aman, memiliki kendali)
    Setiap manusia memiliki kebutuhan akan rasa nyaman. Seseorang akan merasa nyaman apabila mereka mendapatkan suatu kepastian akan berbagai hal dalam hidupnya. Seperti kita juga yang menginginkan suatu kepastian dan stabilitas akan usaha, karir, kesehatan, keluarga serta masa depan kita. Walaupun tidak ada sesuatupun yang serba pasti tapi kita mencarinya untuk merasa aman dalam hidup ini. Makanya kita cenderung ingin mengendalikan segala sesuatu dan memperoleh jaminan. Beberapa orang mungkin berusaha memenuhi kebutuhannya akan rasa nyaman ini melalui cara-cara yang negatif antara lain dengan merokok, drugs, shopping, makan berlebihan, atau bahkan dengan mengontrol orang lain. Namun ada juga yang mencari rasa nyaman mereka melalui hal-hal yang lebih positif seperti meditasi, berdoa, berolahraga, menabung, asuransi, kerja keras atau dengan mengumpulkan berbagai informasi yang dibutuhkan.

    2. Change (Perubahan, variasi, sesuatu yang baru, tantangan, perbedaan)
    Ternyata selain manusia membutuhkan kepastian dan stabilitas di sisi lain mereka juga menginginkan suatu perubahan, variasi, tantangan dan sesuatu yang berbeda agar hidup ini tidak membosankan. Kita cenderung senang dengan hal-hal baru karena itu menghidupkan gairah dan sukacita kita. Bahkan kadang beberapa orang selalu mencari kesempatan untuk berpetualang hanya untuk memperoleh tantangan baru. Suatu kehidupan ataupun pekerjaan yang rutin dan tidak memiliki tantangan lagi dapat membuat seseorang jenuh. Begitu juga pria atau wanita dalam suatu pernikahan yang sudah monoton dan tidak menggairahkan dapat menyebabkan pertengkaran bahkan perselingkuhan karena kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi.

    3. Center (Pusat perhatian, popularitas, pengaruh, keunggulan, signifikan, aktualisasi diri, prestise, kuasa, otoritas, jabatan)
    Kebutuhan emosional yang berikut ini adalah kebutuhan manusia untuk merasa penting, dibutuhkan, spesial, unik dan signifikan. Ini yang mendorong beberapa orang mengejar popularitas agar dapat menjadi pusat perhatian. Ada juga yang menginginkan jabatan yang tinggi agar memiliki kuasa dan otoritas. Sebagian lagi orang mengejar gelar dan prestasi yang tinggi untuk dihargai dan diterima oleh orang lain. Ada pria yang merasa lebih percaya diri dengan tubuh atletisnya dan wanita merasa spesial apabila tubuhnya langsing. Orang-orang tertentu merasa signifikan apabila memakai barang-barang bermerk, mengendarai mobil mewah, atau bergabung di politik. Ini semua merupakan kebutuhan akan aktualisasi diri. Kebutuhan emosional ini dapat membawa seseorang pada keunggulan namun juga dapat menjadikan seseorang sangat ambisius dan arogan.

    4. Connection (Hubungan, dikasihi, persahabatan, persaudaraan, cinta, komunitas)
    Salah satu kebutuhan terbesar manusia adalah hubungan. Semua orang ingin merasa dicintai dan mencintai. Sebagai manusia kita ingin diterima oleh orang lain. Kita sangat membutuhkan pasangan hidup, keluarga, sahabat dan komunitas yang dapat memberi dukungan dan perhatian. Makanya masalah emosional yang sangat menyakitkan adalah ketika terjadi konflik, penolakan ataupun perceraian. Orang-orang memenuhi kebutuhan mereka akan hal ini dengan berbagai macam cara seperti bergabung dalam organisasi tertentu, menikah, berhubungan seks, memelihara binatang, ataupun berkumpul dengan teman-teman. Kebutuhan akan hubungan jugalah yang membuat situs-situs jaringan sosial seperti facebook dan twitter sangat diminati orang-orang dari seluruh penjuru dunia, karena lewat situs ini setiap orang dapat terkoneksi satu dengan yang lainnya secara mudah.

    5. Constant Growth (Pertumbuhan, menjadi lebih baik, kompeten, kesehatan, kekayaan, intelektual, kesuksesan)
    Manusia diciptakan untuk bertumbuh dan berkembang. Ketika seseorang berhenti untuk bertumbuh maka ia akan cenderung merasa kering secara emosional. Inilah yang menjadi alasan mengapa setiap kita harus terus berfokus pada kemajuan dan peningkatan yang terus menerus. Kebutuhan akan pertumbuhan dapat dipenuhi dengan mengikuti program-program seminar, membaca buku atau mengikuti kursus-kursus. Ada juga orang yang merasa kebutuhannya terpenuhi saat kekayaannya meningkat, keahliannya makin bertambah, atau mungkin dengan memiliki pengalaman-pengalaman baru.

    6. Contribution (Kontribusi, Berarti bagi orang lain, membawa dampak, berpartisipasi, sosial)
    Yang terakhir adalah kebutuhan manusia untuk memiliki hidup yang berarti dan bermakna bagi orang lain ataupun untuk suatu tujuan. Kebutuhan untuk memberi kontribusi inilah yang membuat orang-orang seperti Mother Teresa, Nelson Mandela dan Mahatma Gandhi mau berkorban untuk kepentingan orang lain. Begitu juga Bill Gates dan Warren Buffet mau menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk yayasan kemanusiaan agar dapat menolong kehidupan banyak orang. Kepenuhan hidup hanya dapat diperoleh ketika kita memberi dan berbagi pada orang lain untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Setiap orang pasti dapat membuat perbedaan dengan kontribusi yang diberikan bagi sesama dan lingkungannya.

    Tuesday, December 13, 2011

    CREATING YOUR OWN LUCK


    Jika Anda percaya hukum tabur tuai maka keberuntungan pun barangkali bisa dikondisikan. Jadi mulailah menabur hal-hal baik sehingga Anda bisa menuai banyak keberuntungan dalam hidup Anda.

    "Selamat foto Bapak yang berjudul Senja di Salatiga memenangkan BlackBerry Photo and Theme Contest yang diadakan oleh Telkomsel. Bapak mendapatkan hadiah sebuah BlackBerry Gemini. Selamat ya, Pak," kata petugas Telkomsel yang menelpon saya siang itu. Tentu saja ini sebuah kabar gembira sebab saya sama sekali tidak menduga akan menjadi salah satu dari tiga pemenang lomba tersebut.

    Ada begitu banyak hal yang membuat saya semula agak ragu akan menang. Pertama, saya bukan seorang fotografer atau setidaknya saya tidak mengerti teknik fotografi yang baik. Saya juga agak bingung ketika beberapa teman yang mengerti fotografi mengatakan bahwa foto itu memang bagus, baik dari momen maupun teknik pencahayaan. Kalau pun mau dikatakan fotografer maka saya ini sebenarnya belum layak untuk bisa dikatakan fotografer amatir.

    Kedua, foto tersebut hanyalah foto iseng. Ya, iseng! Ceritanya begini. Beberapa waktu lalu saya bersama keluarga dan tim House of Talent Ministry (www.hotministry.org), lembaga non-profit kami sedang berada di Pondok Remaja di daerah Salib Putih, Salatiga untuk memberikan pelatihan selama tiga hari. Pada waktu itu, saya melihat kolam renang di hotel tersebut sangat bagus. Kebetulan saya tidak membawa kamera digital. Lalu secara spontan, saya mengambil BlackBerry saya dan memotretnya.

    Beberapa waktu kemudian, saya menerima sms mengenai adanya lomba tersebut dan secara iseng –tanpa berharap untuk menang sama sekali - saya pun mengirimkan foto tadi. Di luar dugaan, foto tersebut terpilih dari ratusan foto yang masuk ke panitia lomba. Puji Tuhan!

    Tidak sedikit teman yang kemudian berkomentar bahwa apa yang terjadi pada saya adalah sebuah hoki alias keberuntungan (luck). Ibarat kata pepatah saya “mendapat durian runtuh” tanpa diduga-duga. Bercermin dari peristiwa ini saya kemudian merenungkan apakah yang saya alami adalah sebuah kebetulan? Benarkah keberuntungan adalah sebuah kebetulan?

    Mohon maaf, saya pribadi tidak percaya akan adanya barang-barang yang konon katanya bisa membawa keberuntungan hidup. Jangan-jangan hal-hal tersebut hanya sebuah sugesti yang bisa jadi justru merupakan sebuah tindakan yang berlawanan dengan keyakinan iman alias berhala.

    Menjemput Keberuntungan

    Meski terkadang tidak bisa dijelaskan secara logika, dalam hal tertentu keberuntungan mungkin dapat kita jemput atau ciptakan. Barangkali beberapa tips berikut akan berguna bagi Anda.

    1. Menekuni apa yang Anda lakukan.
    Pernahkah Anda mendengar orang yang berkata “wish me luck” ketika akan mengikuti sebuah perlombaan? Pertanyaan terpenting, apakah orang tersebut masuk arena tanpa sama sekali melakukan latihan atau persiapan diri? Tentu saja tidak. Jauh sebelum perlombaan dimulai, peserta lomba tentu sudah giat berlatih dan mempersiapkan diri. Ini adalah bagian dari menekuni sebuah bidang dengan penuh disiplin dan dedikasi. Motivator terkenal, Zig Ziglar berkata bahwa persiapan yang spektakuler mendahului penampilan yang spektakuler (It's true. Spectacular preparation precedes spectacular performance). Ada juga yang berkata, bahwa seorang juara tinju sesungguhnya telah menjadi juara sebelum ia masuk ring. Hanya saja ia baru diakui sebagai juara ketika berada di dalam ring. Barangkali itulah sebabnya ada juga yang berkata bahwa keberuntungan adalah pertemuan antara persiapan diri dan kesempatan.

    2. Ambil risiko yang telah diperhitungkan.
    Keluar dari zona nyaman dan beranilah mencoba hal-hal baru untuk mendapatkan hasil yang selama ini belum didapatkan. Tentu ini tidak mudah. Keragu-raguan hingga kekhawatiran biasanya akan melingkupi saat kita akan melakukan hal-hal baru. Kalkulasikan secara cermat dan tepat apa saja manfaat yang bisa didapatkan jika kita melakukan hal-hal baru. Lakukan kalkukasi ini bersama mentor atau sahabat-sahabat dekat kita yang selama ini biasa mendukung kita ketika kita memiliki impian akan hari esok yang lebih baik. Ukurlah kemampuan diri. Apakah hal-hal tersebut memang sesuai dengan talenta atau kelebihan kita. Jika kita ingin mencapai hal-hal yang lebih besar kita memang harus bersedia keluar dari zona nyaman namun usahakan tidak meninggalkan zona talenta sebab dalam bidang di mana kita bertalenta kita akan lebih termotivasi. Dan itu adalah salah satu kunci terpenting untuk mempertahankan motivasi diri.

    3. Melangkah dengan doa.
    Secara pribadi saya sangat menyakini ada kuasa dari tempat yang maha tinggi yang mengatur alur kehidupan setiap orang beriman. Hanya saja terkadang kita tidak menyadarinya. Saya kemudian bercermin ke begitu banyak keberuntungan hidup yang saya alami. Sepertinya semua serba kebetulan namun jika dilihat dari sisi lain, sebetulnya tidak. Misalnya bertemu jodoh justru ketika opname di rumah sakit, memperoleh ayah angkat yang adalah guru Matematika SMA saya hingga memperoleh tawaran membuka bisnis sendiri dengan modal sepenuhnya dari bos. Semua ini tentu tidak terlepas dari doa. Baik doa pribadi maupun doa dari orang-orang yang sungguh mengasihi saya Maka sudah seharusnya ketika kita melakukan sesuatu, kita tidak boleh melupakan kegiatan yang terkadang amat sederhana yang bernama doa.

    4. Senantiasa memberikan yang terbaik.
    Bisakah kita menjadi orang hebat selama setahun? Rasanya amat sulit. Namun, bisakah kita menjadi orang hebat dalam satu menit? Tentu saja bisa. Anda dan saya tentu saja bisa menjadi sahabat yang baik dalam satu menit, misalnya dengan mendengarkan keluh kesah sahabat atau mengulurkan tangan untuk membantu penderitaan sahabat. Di mana pun kita berada, sadarilah peran yang sedang kita emban, deskripsikan bagaimana kita bisa unggul atau maksimal dalam menjalankan peran tersebut lalu berikan upaya terbaik kita. Jika menit demi menit kehidupan bisa kita melewati dengan menjadi dan melakukan yang terbaik, niscaya hari tersebut akan terasa lebih bermakna. Jika hari-hari menjadi lebih bermakna, demikian pula minggu demi minggu, bulan demi bulan hingga tahun demi tahun yang kita lalui akan terasa jauh lebih indah.

    5. Hidup dengan standar karakter yang tinggi.
    Kejujuran, integritas, disiplin, komitmen, kesetiaan terkadang menjadi faktor yang jauh lebih penting dalam menunjang kesuksesan seseorang dibandingkan dengan kepandaian akademik semata. Kualitas-kualitas karakter dalam diri seseorang akan menjadi pondasi-pondasi kesuksesan hidup di masa mendatang. Tidak berlebihan jika Chao-Hsiu Chen, penulis The Bamboo Oracle memberikan sebuah nasihat yang amat bijaksana, “Look at your own life and that your roots, your trunks, your branches and your leaves will live as long as your character is noble. Therefore you can be lucky.” Ya, amatilah kehidupan Anda, akar, batang, cabang dan daun-daun Anda akan hidup sepanjang Anda memiliki karakter mulia. Dengan demikian Anda dapat menjumpai keberuntungan dalam hidup Anda.

    Semoga Anda senantiasa menjadi orang yang beruntung! Amin.

    Artikel oleh : Paulus Winarto (Penulis Buku Maximizing Your Talent, Leadership Trainer dan Dosen).

    Monday, December 5, 2011

    SIAPA YANG MENGENDALIKAN HIDUP ANDA?


    Bila diajukan pertanyaan kepada Anda, "Apakah Anda sendiri yang mengukir kisah hidup Anda, atau Anda membiarkan orang lain dan keadaan yang mengukir hidup Anda?" Kira-kira, apa jawaban Anda? Mungkin sebagian Anda akan menjawab, "Ya, tidak tahulah, tapi rasa-rasanya sih saya sendiri yang mengukir kisah hidup saya..."

    Untuk membantu menemukan jawaban itu, mari kita rujuk tulisan Scott Young. Dalam salah satu artikelnya Scott Young menuliskan beberapa ciri yang menunjukkan bahwa Anda dikontrol oleh orang lain atau keadaan. Pertama, Anda tidak menyukai pekerjaan Anda, tetapi Anda bertahan di tempat itu. Mengapa Anda bertahan? boleh jadi karena Anda sudah terlanjur merasa 'aman' dan 'comfort' dengan apa yang Anda dapatkan. Atau boleh jadi karena tekanan orang-orang di sekitar Anda.

    Ciri kedua, hidup Anda selalu disibukkan dengan melunasi satu tagihan dan tagihan berikutnya. Parahnya lagi, apabila tagihan Anda semakin lama bukannya semakin berkurang tetapi malah semakin bertambah. Setiap saat debt collector dari koperasi, kartu kredit, bank, rentenir datang menghampiri rumah atau kantor Anda.

    Ciri ketiga, Anda merasa bertanggungjawab untuk melaksanakan sesuatu yang sebenarnya tidak Anda sukai. Tapi mau tidak mau, harus dikerjakan.

    "Nah, kalau begitu bagaimana caranya agar saya bisa mengukir kisah hidup saya sendiri?" Berikut saya kutip beberapa pendapat Scott Young dalam artikelnya tersebut.

    Aturan pertama, jangan pernah biarkan siapa pun mendikte hidup Anda. Sekalipun ia adalah orangtua Anda, pasangan Anda, anak Anda, atasan Anda, atau siapa pun. Bersikaplah terbuka terhadap semua masukan dari siapa pun, namun pastikan bahwa keputusan final ada di tangan Anda. Termasuk diantaranya dalah urusan karir, pendidikan, hubungan, dan seterusnya. Ingatlah selalu, ini adalah hidup Anda, Anda-lah pemain utamanya, dan Anda kelak yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Sang Pencipta.

    Aturan kedua, kendalikan keuangan Anda dan jangan biarkan uang yang mengatur Anda. Mengapa? Karena uang bisa menjadi sumber daya yang memajukan hidup Anda, atau menjadi penjerat yang mengatur hidup Anda. Kebebasan finansial bukanlah tentang kemampuan untuk bisa membeli seluruh barang mewah yang Anda inginkan di dunia, melainkan juga bisa berarti kemampuan menjadikan uang sebagai alat, dan bukan sebagai perusak hidup Anda.

    Aturan ketiga, apa pun yang menjadi kekurangan Anda, yakinlah bahwa itu bisa dilatih dan ditingkatkan. Jadi, kalau ada yang mengatakan Anda kurang ini atau kurang itu, jangan pesimis. Tanamkanlah dalam pikiran Anda asumsi bahwa saat ini Anda hanya belum menggali secara maksimal kekuatan Anda di bidang itu. Setelah itu, belajar dan kembangkanlah diri Anda setiap waktu.

    Semoga Anda sendirilah yang mengukir hidup Anda.

    (sumber : www.jamilazzaini.com)
    TUKAR LINK
    Silahkan bagi sobat blogger yang berminat tukar link dengan blog ini, tinggal copas aja kode yang ada di bawah ini. Untuk syarat2nya bisa dibaca di sini, bagi para sobat blogger yg ingin ngecek linknya silahkan lihat di bawah ini :



     

    Blog'e Cah Nganjuk Copyright © 2011 -- Template Powered by Blogger