• 1. 6 Alasan Pengunjung Membenci Blog Anda
  • 2. Cara Menigkatkan Trafik Dan Pagerank Dengan Jutaan Pengunjung
  • 3. Cara Meningkatkan Pagerank Dan Jumlah Pengunjung Dengan Link Refferal
  • 4. 7 Cara Agar Website Muncul di Halaman Pertama Google
  • 5. Tips Gratis Meningkatkan Traffic Blog
  • 6. Blog paling di benci pengunjung dan google
  • 7. 8 Alasan Pengunjung Menyukai Blog Anda
  • 8. Cara Memasang Widget Live Traffic Feed Feedjit di Blogger
  • 9. Cara Memasang Widget Histats di Blogger
  • 10. 4 Cara Agar Blog Ramai Pengunjung
  • 11. Cara Membuat Blog Dofollow (Untuk blogger yang ingin meningkatkan posisi SERP blog mereka)
  • 12. Dofollow (backlink yang bisa membantu sebuah web/blog untuk meningkatkan pagerank)
  • 13. Membuat Tab View Sederhana Di Sidebar
  • 14. Cara membuat Kotak Tukaran Link / Link Excange di Blog
  • 15. 5 Keuntungan Membacklink Postingan Orang Lain
  • 16. Rahasia Blog Berbahasa Indonesia Go Internasional
  • 17. Rahasia Mendapatkan 100 Pengujung Blog Perhari
  • 18. Perbedaan Blog Dofollow dan Blog Nofollow
  • 19. Meratatengahkan Judul Pada Widget Blog
  • 20. Menyatukan Beberapa Widget Dalam Satu Tempat Dengan Efek Marquee
  • 21. Cara Membuat Kotak Kode HTML Dengan Warna Pada Postingan
  • 22. Daftar Adsense tanpa Blog
  • 23. Membuat Menu Navigasi Slide Horizontal Blogspot
  • 24. Cara Agar klik kanan disable atau NO COPAS
  • 25. Tips Mendongkrak Alexa Rank Blog Anda
  • 26. Tampilan Baru Blogger
  • 27. Cara Mengembalikan Permanen Link yang Asli
  • 28. Cara Menambahkan Judul Posting dibelakang Baca Selanjutnya(Read More) di Blogger
  • 29. Cara Membuat Gadget "Follow by Email" di Blogger
  • 30. Cara Membuat Kotak "Like" Facebook Di bawah Postingan Pada Blogspot
  • 31. Cara Membuat Related Posts Untuk Blogger
  • Monday, September 5, 2011

    Tahukah Anda Tentang Asal Kata "Pengemis" ?

    Akhir-akhir ini di banyak kota, baik kota kecil, besar bahkan kota metropolitan pun tak lepas dari semakin suburnya peminta-minta alias pengemis. Mungkin karena kemiskinan dan minimnya lapangan pekerjaan yang membuat mereka terpaksa berprofesi demikian atau memang sebagian dari mereka sudah diwariskan secara turun temurun. Ironis memang kalau Koes Plus bilang dalam lagunya Indonesia tanah air kita diibaratkan kolam susu (saking suburnya).

    Tapi sayang oleh penguasa sendiri pun juga masih mewarisi sifat-sifat yang diturunkan dari sebagian nenek moyang dahulu yang punya hobby sebagai pengemis sehingga hutang negara kitapun semakin menggunung alhasil anak-cucu yang menanggungnya.

    Betulkah sebagian orang-orang Indonesia ada yang mempunyai hobby sebagai pengemis..?? , ternyata teka-teki ini ada benarnya kalau dirunut dari sejarahnya dulu, ceritanya begini :

    Pada saat itu penguasa Kerajaan Surakarta Hadiningrat di pimpin oleh seorang Raja bernama Paku Buwono X, dimana para penguasa pada masa itu memang sangat dermawan serta gemar membagi-bagikan sedekah untuk kaum papa yang tak berpunya terutama menjelang hari Jum'at khususnya pada hari Kamis sore.

    Pada hari Kamis tersebut Raja Paku Buwono keluar dari Istananya untuk melihat-lihat keadaan rakyatnya, dari istana menuju Masjid Agung, perjalanan dari gerbang Istana menuju Masjid Agung tersebut ditempuh dengan berjalan kaki yang tentunya melewati alun-alun lor (alun-alun utara), sambil berjalan kaki tentunya diiringi para pengawal sang raja, rupanya di sepanjang jalan sudah dielu-elukan oleh rakyatnya sambil berjejer rapi di kanan-kiri jalan dan sembari menundukkan kepala sebagai tanda penghormatan kepada sang pemimpinnya.

    Pada saat itulah sang raja tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bersedekah dan langsung diberikan kepada rakyatnya berupa uang tanpa ada satupun yang terlewatkan dengan kebiasaan berbagi-bagi berkah tersebut mungkin juga warisan para penguasa sebelumnya (sebelum Paku Buwono X), ternyata kebiasaan tersebut berlangsung setiap hari Kamis (dalam bahasa jawanya Kemis), maka lahirlah sebutan orang yang mengharapkan berkah dihari Kemis dan diistilahkan dengan sebutan NGEMIS (kata ganti untuk sebutan pengguna/pengharap berkah dihari Kemis) dan pelaku-pelakunyapun biasa disebut Pengemis (Pengharap berkah pada hari Kemis).

    Namun kata pengemis rupanya telah masuk salah satu kosa kata bahasa Indonesia yang tentunya kata dasarnya bukan emis tapi Kemis (Kamis), ternyata sebutan peminta-minta kalah populer dengan istilah pengemis padahal kata pengemis kalau diurai dan diambil dari kata dasarnya yakni kemis atau emis mungkin tidak dikenal dalam kosa kata bahasa indonesia kecuali kalau ada tambahan awalan pe

    sehingga muncul istilah "Pengemis". Lain halnya dengan kata peminta-minta kata dasarnya adalah minta yang artinya jelas bahkan bisa berdiri sendiri tanpa ada awalan pe.

    Jadi kalau boleh disimpulkan asal muasal kata atau perkataan pengemis berasal dari "Surakarta atau Solo".

    2 komentar:

    Korea Terbaru said...

    Hmm. baru tau kalo berasal dari Kosa kata KAMIS..


    Makasih ya infonya

    Berbagi Ilmu Pengetahuan said...

    OK gan, sama2...sebagai sesama blogger kita harus selalu sharing info terbaru :)

    Post a Comment

    Blog ini sudah dofollow silakan komentar di bawah ini

    TUKAR LINK
    Silahkan bagi sobat blogger yang berminat tukar link dengan blog ini, tinggal copas aja kode yang ada di bawah ini. Untuk syarat2nya bisa dibaca di sini, bagi para sobat blogger yg ingin ngecek linknya silahkan lihat di bawah ini :



     

    Blog'e Cah Nganjuk Copyright © 2011 -- Template Powered by Blogger