• 1. 6 Alasan Pengunjung Membenci Blog Anda
  • 2. Cara Menigkatkan Trafik Dan Pagerank Dengan Jutaan Pengunjung
  • 3. Cara Meningkatkan Pagerank Dan Jumlah Pengunjung Dengan Link Refferal
  • 4. 7 Cara Agar Website Muncul di Halaman Pertama Google
  • 5. Tips Gratis Meningkatkan Traffic Blog
  • 6. Blog paling di benci pengunjung dan google
  • 7. 8 Alasan Pengunjung Menyukai Blog Anda
  • 8. Cara Memasang Widget Live Traffic Feed Feedjit di Blogger
  • 9. Cara Memasang Widget Histats di Blogger
  • 10. 4 Cara Agar Blog Ramai Pengunjung
  • 11. Cara Membuat Blog Dofollow (Untuk blogger yang ingin meningkatkan posisi SERP blog mereka)
  • 12. Dofollow (backlink yang bisa membantu sebuah web/blog untuk meningkatkan pagerank)
  • 13. Membuat Tab View Sederhana Di Sidebar
  • 14. Cara membuat Kotak Tukaran Link / Link Excange di Blog
  • 15. 5 Keuntungan Membacklink Postingan Orang Lain
  • 16. Rahasia Blog Berbahasa Indonesia Go Internasional
  • 17. Rahasia Mendapatkan 100 Pengujung Blog Perhari
  • 18. Perbedaan Blog Dofollow dan Blog Nofollow
  • 19. Meratatengahkan Judul Pada Widget Blog
  • 20. Menyatukan Beberapa Widget Dalam Satu Tempat Dengan Efek Marquee
  • 21. Cara Membuat Kotak Kode HTML Dengan Warna Pada Postingan
  • 22. Daftar Adsense tanpa Blog
  • 23. Membuat Menu Navigasi Slide Horizontal Blogspot
  • 24. Cara Agar klik kanan disable atau NO COPAS
  • 25. Tips Mendongkrak Alexa Rank Blog Anda
  • 26. Tampilan Baru Blogger
  • 27. Cara Mengembalikan Permanen Link yang Asli
  • 28. Cara Menambahkan Judul Posting dibelakang Baca Selanjutnya(Read More) di Blogger
  • 29. Cara Membuat Gadget "Follow by Email" di Blogger
  • 30. Cara Membuat Kotak "Like" Facebook Di bawah Postingan Pada Blogspot
  • 31. Cara Membuat Related Posts Untuk Blogger

  • Wednesday, August 3, 2011

    GANDUM DAN ILALANG

    Dalam perjalanan hidup saya hingga kini, saya merasakan betapa sulitnya untuk hidup benar di tengah dunia yang tidak benar. Apakah itu di sekolah, kampus, pekerjaan maupun lingkungan tetangga, kita akan terus menerus berhadapan dengan berbagai karakter yang siap menjauhkan kita dari kehendak Tuhan. Atau jika tidak separah itu, kita tetap bertemu dengan orang-orang yang menggiring kita untuk berbuat dosa. Jika atasan kita menerima suap misalnya, kita pun diminta untuk ikut arus, setidaknya tidak sok jujur dan melaporkannya, atau kita harus siap-siap kehilangan pekerjaan. Ketika teman-teman kita berbuat dosa, kita akan dibilang sok suci dan dikucilkan apabila kita tidak mengikuti mereka. Ini baru dua contoh dari ribuan kasus yang kita hadapi sehari-hari.

    Ada sebuah perumpamaan menarik tentang gandum yang tumbuh berbarengan dengan ilalang. Kedua tanaman ini tumbuh di tempat yang sama dan kelihatannya cukup sulit untuk dipilah. Ini perumpamaan yang berbicara tentang orang benar dan orang jahat yang dibiarkan hidup berdampingan. Gandum dan ilalang adalah 2 tanaman yang mirip tapi jelas mempunyai karakteristik berbeda, tapi tumbuh bersamaan. Gandum, makanan pokok yang berguna bagi manusia, sedang ilalang tidak berguna. Ilalang lebih banyak menyerap sari makanan dari tanah, sehingga mengganggu pertumbuhan gandum. Sayangnya ilalang dan gandum baru dapat dibedakan ketika bulir-nya keluar. Dan, ilalang yang dicabut sebelum waktunya bisa membuat gandum turut tercabut.   Satu-satunya cara memisahkan Ilalang dan Gandum, dengan menunggu sampai saat menuai tiba. Seumpama ilalang dan gandum, begitulah orang jahat tetap dibiarkan hidup di dunia ini bersama orang baik, meski mereka membawa penderitaan bagi orang-orang baik.  Alam memperlakukan sama pada seluruh ciptaan-Nya, baik yang berbuat jahat atau yang berbuat baik. Dia masih memberi kesempatan kepada yang jahat supaya bertobat dan bisa memperoleh Kesadaran, juga memberi kesempatan kepada yang baik untuk terus bertumbuh dan Berguna .   

    Justru dengan adanya “Ilalang”, maka “Gandum” ditantang untuk bisa tumbuh makin kuat, makin tahan uji, dan makin berkualitas. Kita telah diajar untuk panjang sabar mengikuti filosofi Gandum dan Ilalang ini karena segala sesuatu ada waktunya;  Kita harus memberi kesempatan kepada setiap orang untuk berubah dan bertumbuh lebih baik, bukannya cepat-cepat menghakimi dan menghukum nya. Kita harus memiliki kasih yang besar bagaikan kita merawat “gandum” di ladang, hendaknya kita terus tumbuh seiring waktu dalam kasih dan kebenaran yang sejati.  Yang penting adalah menjaga status kita tetap sebagai "gandum" meskipun ada ribuan ilalang disekeliling kita.  

    Tentu perbuatan kita itu akan mendapat reaksi dari kelompok ilalang. Sulit? jelas sulit. Namun semua kesulitan itu memang harus kita lalui, dan pada akhirnya nanti kita akan selamat ketika kita dimintai pertanggung jawaban.  Sebagai warga "gandum", ingatlah bahwa anda memiliki karakteristik sebagai gandum, bukan ilalang! Gandum akan dikumpulkan ke dalam lumbung,  akan halnya ilalang akan diikat untuk dibakar. Sungguh mengerikan bukan? Kalau kita melakukan perbuatan-perbuatan seperti halnya ilalang. Satu saat nanti pasti akan terjadi pemisahan antara gandum dan ilalang. Gandum akan masuk ke dalam lumbung, sedangkan ilalang akan dibakar habis. Sebelum hal itu sampai, pastikan benar-benar bahwa anda adalah gandum!  Anda adalah gandum, bukan ilalang. Jangan sampai berakhir pada kelompok yang salah.  

    Sudahkan kalian telah melakukannya ? 
    Sedemikian rupa sehingga tumbuh tangguh dan bermanfaat bagi keluarga dan lingkungannya ?  

    MESKI ILALANG HARUS TUMBUH DI ANTARA GANDUM TAPI GANDUM HARUS TERUS TUMBUH KUAT DAN MERANUM.

    0 komentar:

    Post a Comment

    Blog ini sudah dofollow silakan komentar di bawah ini

    TUKAR LINK
    Silahkan bagi sobat blogger yang berminat tukar link dengan blog ini, tinggal copas aja kode yang ada di bawah ini. Untuk syarat2nya bisa dibaca di sini, bagi para sobat blogger yg ingin ngecek linknya silahkan lihat di bawah ini :



     

    Blog'e Cah Nganjuk Copyright © 2011 -- Template Powered by Blogger